Tangsel Akan Buang Sampah ke Cilowong Lagi, Target Sampai 500 Ton per Hari
SERANG RAYA INFO, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan kembali membuang sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cilowong, Kota Serang. Kerja sama antardaerah ini ditargetkan mampu mengangkut hingga 500 ton sampah per hari sebagai langkah darurat mengatasi kelebihan muatan di TPA Cipeucang.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, kerja sama dengan Pemerintah Kota Serang dilakukan melalui pemanfaatan fasilitas pengelolaan sampah di Cilowong. Menurut dia, langkah tersebut diambil karena kondisi TPA Cipeucang saat ini tidak mampu menampung seluruh timbulan sampah di Tangsel.
“Iya, karena kita akan kerja sama dengan Kota Serang nantinya untuk penanganan sampah bersama dengan Kota Serang,” ujar Benyamin saat ditemui media, Senin (22/12/2025).
Benyamin menjelaskan, TPA Cipeucang saat ini berada dalam kondisi darurat. Dalam situasi tersebut, TPA Cipeucang hanya mampu menampung sekitar 400 ton sampah per hari, sementara produksi sampah di Tangerang Selatan mencapai sekitar 1.100 ton per hari.
Dengan kondisi itu, terdapat selisih hampir 600 ton sampah per hari yang tidak tertampung. Oleh karena itu, sebagian sampah akan dialihkan ke TPA Cilowong sambil Pemkot Tangsel melakukan penataan di TPA Cipeucang.
Kerja sama pembuangan sampah ke Cilowong ditargetkan mulai berjalan pada awal Januari 2026. “Jadi, Cipeucang kembali kita lakukan penataan. Saya menuju ke Cilowong di Kota Serang sehingga bisa mempercepat penyiapan Cipeucang,” kata Benyamin.
Ia menyebutkan, nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Pemerintah Kota Serang telah ditandatangani. Saat ini, kedua pihak tengah membahas Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai dasar teknis pelaksanaan di lapangan.
“Sekarang sedang dalam tahap pembahasan PKS-nya. Sedang dibahas hari ini juga antara dinas, antara Kepala Bagian Pemerintahan dengan teman-teman yang lain,” ujar Benyamin.
Terkait teknis pengangkutan, Pemkot Tangsel telah menyiapkan armada untuk pengelolaan sampah di dalam kota. Benyamin mengatakan, pihaknya telah membeli 27 unit truk baru untuk mendukung operasional pengangkutan sampah di wilayah Tangerang Selatan.
Sementara itu, pengiriman sampah ke TPA Cilowong akan melibatkan transporter pihak ketiga. Benyamin menargetkan volume sampah yang dikirim ke Cilowong dapat mencapai 400 hingga 500 ton per hari.
Kerja sama antardaerah tersebut juga mendapat dukungan dari Gubernur Banten yang akan memberikan arahan sesuai dengan perkembangan di lapangan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperlancar penanganan darurat sampah yang tengah dihadapi Tangerang Selatan.
Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk kembali membuang sampah ke TPA Cipeucang di tengah kondisi darurat sampah. Secara teknis, Kementerian Lingkungan Hidup telah menjatuhkan sanksi administratif kepada TPA Cipeucang sejak Mei 2024 berupa kewajiban pembenahan dan penutupan dalam jangka waktu 180 hari yang akan berakhir pada Juni 2026.
Untuk diketahui, Tangsel pernah mengirim sampah ke TPA Cilowong pada tahun 2021 melalui kerja sama resmi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Pemerintah Kota Serang yang ditetapkan dalam perjanjian kerja sama (PKS), di mana TPA Cilowong saat itu menerima sampah dari Tangsel dengan kisaran ratusan ton per hari, namun pelaksanaannya kemudian menuai penolakan dan protes dari warga serta mendapat sorotan DPRD Kota Serang sehingga kerja sama tersebut tidak berlanjut secara berkelanjutan. (*)
Diolah dari: Kompas.com
Share this content:



Post Comment