Pemkab Serang Tak Punya Uang untuk Relokasi Puluhan KK Terpapar Radioaktif C-137

SERANG RAYA INFO, SERANG – Proses penanganan paparan radioaktif Cesium 137 (C-137) di sekitar Kawasan Industri Modern (KIM) Cikande, Kabupaten Serang, masih menghadapi kendala serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang disebut belum memiliki anggaran untuk melakukan relokasi puluhan kepala keluarga (KK) yang terdampak.

Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Rasio Ridho Sani, mengatakan proses dekontaminasi di lingkungan masyarakat belum bisa dilakukan maksimal karena warga masih menetap di lokasi terdampak.

“Kita melakukan dekontaminasi, masyarakat ada di sana, maka kemungkinan masyarakat akan terpapar. Karena itu, kami sudah berbicara dengan Ibu Bupati Serang agar proses relokasi sementara ini bisa segera dilakukan,” ujar Rasio Ridho Sani di Cikande, Senin (10/10/2025).

Menurutnya, berdasarkan pendataan tim gabungan, terdapat 30 kepala keluarga (KK) yang harus direlokasi dari area terdampak. Namun hingga kini, Pemkab Serang belum memiliki dana untuk menanggung relokasi tersebut, sehingga rencana pemindahan warga yang seharusnya dilakukan 20 September 2025 tertunda.

“Semua itu masih membutuhkan proses birokrasi di tangan Bupati Serang, Ratu Zakiyah. Kita berharap ini bisa segera dipercepat demi keselamatan warga,” tambahnya.

Sementara itu, total material yang mengandung atau terpapar Cesium 137 yang sudah dievakuasi mencapai 248,4 ton. Material tersebut berasal dari 22 perusahaan dan lapak barang bekas di sekitar kawasan industri Cikande, dan kini telah dibawa ke interim storage PT Peter Metal Technology untuk penanganan lebih lanjut.

Dari total 22 perusahaan yang sempat terpapar, 20 di antaranya sudah dinyatakan bebas kontaminasi. Sementara di luar kawasan industri, dari 13 titik yang diperiksa, masih ada dua lokasi yang berproses dekontaminasi.

Selain itu, hasil pemeriksaan Radiation Portal Monitor (RPM) menunjukkan tren positif — jumlah kendaraan yang terdeteksi terpapar Cesium 137 kini terus menurun. Dari ribuan truk yang melintas, hanya sekitar 40 unit yang masih terindikasi terpapar.

“Jumlah kendaraan yang keluar dari kawasan industri Cikande dan masih terkontaminasi semakin menurun,” jelas Rasio.

Pemerintah pusat berharap, proses penanganan dan relokasi warga terdampak dapat segera dituntaskan agar tidak menimbulkan risiko kesehatan dan sosial yang berkepanjangan di wilayah tersebut. (*)

Sumber: Liputan6.com

Post Comment

You May Have Missed