Peristiwa
Algoritma perjudian online, Bahaya judi online, Dampak sosial ekonomi judol, Edukasi literasi digital, Kegiatan pengabdian masyarakat, Literasi digital siswa, Mahasiswa Sistem Informasi, Mahasiswa Unpam Serang, Perjudian online pelajar, PkM bahaya judol, SMAN 1 Pabuaran, Sosialisasi anti judol, Unpam Kampus Serang
Admin
0 Comments
Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Unpam Serang Gelar PkM Bahaya Judol di SMAN 1 Pabuaran
SERANG RAYA INFO, SERANG — Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan fokus edukasi bahaya perjudian online (judol) di SMAN 1 Pabuaran, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menyoroti cara kerja sistem di balik judol yang dinilai kerap menjerat pelajar melalui ilusi kemenangan.
Ketua pelaksana kegiatan, Ahmad Suhemi, mengatakan sosialisasi ini bertujuan membangun kesadaran kritis siswa terhadap praktik manipulasi sistem dalam platform perjudian online. “Kami ingin siswa memahami bahwa kemenangan dalam judol bukan semata keberuntungan, tetapi diatur oleh sistem,” ujarnya.
Dalam pemaparan materi, mahasiswa menjelaskan bagaimana algoritma dan pseudocode digunakan untuk mengendalikan peluang permainan. Sistem tersebut dirancang sedemikian rupa agar terlihat acak, namun sebenarnya menguntungkan pihak pengelola.
Pemateri kegiatan, Ugi Fatahillah, menyebutkan bahwa pemahaman terhadap cara kerja algoritma menjadi kunci agar pelajar tidak mudah terjebak. Menurut dia, banyak pengguna tidak menyadari bahwa hasil permainan telah diprogram sejak awal. “Ini yang perlu diluruskan agar tidak muncul persepsi keliru soal peluang menang,” katanya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Pabuaran, Saepuloh, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan wawasan di luar materi pembelajaran formal. Ia menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi penting untuk memperkuat literasi digital siswa.
Dosen pembimbing kegiatan, Widyawati, mengatakan PkM menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu sekaligus memberikan dampak langsung kepada masyarakat. “Mahasiswa belajar, siswa juga mendapatkan pengetahuan yang relevan dengan tantangan digital saat ini,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias mengikuti sesi interaktif yang membahas simulasi cara kerja sistem judol. Diskusi juga berkembang pada dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan, baik bagi individu maupun keluarga.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, post-test, dan dokumentasi bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap literasi digital siswa semakin meningkat sehingga mampu bersikap lebih bijak dan terhindar dari praktik perjudian online. (*)
Share this content:



Post Comment